Sumatera Barat, 2025 — Indonesia mencatat sejarah baru dengan mengirimkan ekspor perdana kopi berkelanjutan dari kelompok usaha social forestry (KUPS) di Sumatera Barat menuju Dubai, Uni Emirat Arab.
Sebanyak 8 ton kopi dikapalkan setelah melalui proses sertifikasi dan pengawasan mutu ketat. Uniknya, produk ini telah dilengkapi sistem traceability berbasis blockchain, yang memungkinkan konsumen menelusuri asal-usul kopi hingga ke kebun petani.
Ekspor ini juga menandai kepatuhan Indonesia terhadap regulasi baru Uni Eropa, EU Deforestation Regulation (EUDR), yang menuntut produk pertanian bebas dari praktik deforestasi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kopi rakyat dengan sistem hutan sosial mampu menembus pasar premium global.